Padang – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat secara resmi menutup Pelatihan Bendahara Pengeluaran/Verifikator Keuangan SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 setelah berlangsung selama lima hari. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara klasikal melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh aparatur dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar.
Penutupan pelatihan dilakukan oleh Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Inti (PKTI), Monita, S.Farm., Apt., M.Sc. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan pelatihan dengan penuh komitmen dan semangat belajar yang tinggi.
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 43 orang peserta yang berasal dari 32 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selama proses pembelajaran, para peserta menunjukkan kedisiplinan, antusiasme, serta kekompakan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi oleh para narasumber, diskusi interaktif, hingga evaluasi pembelajaran.
Dalam sambutan Kepala BPSDM yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa peran Bendahara Pengeluaran dan Verifikator Keuangan sangat strategis dalam mendukung tertib administrasi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Oleh karena itu, integritas, profesionalisme, ketelitian, serta pemahaman yang baik terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh aparatur yang menjalankan tugas tersebut.
Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensinya sehingga mampu melaksanakan tugas secara optimal serta mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada sesi pengumuman kelulusan yang disampaikan oleh Marina, SAP, diinformasikan bahwa tingkat kelulusan peserta pada pelatihan ini mencapai 100 persen. Dari hasil evaluasi pembelajaran, sebanyak 21 persen peserta memperoleh kategori nilai “Sangat Memuaskan”, sementara 79 persen peserta memperoleh kategori nilai “Memuaskan”.
Selain itu, juga diumumkan tiga peserta dengan peringkat terbaik pada pelatihan ini. Peringkat pertama diraih oleh Anggun Savitri, Amd. dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat dengan nilai 92,21. Peringkat kedua diraih oleh Hasnawi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dengan nilai 91,46. Sementara peringkat ketiga diraih oleh Zairina, Amd. dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat dengan nilai 91,38.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah, sehingga mampu memperkuat pengelolaan keuangan daerah yang lebih profesional, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
.